Kamis, 31 Juli 2014 / 3 Syawal 1435
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Dua Mayat Perempuan Penuh Luka Gemparkan Warga Perbatasan Wonogiri-Pacitan »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Dua Siswi SMK 6 Jatisrono Jadi Korban Pembunuhan Di Perbatasan »  Pelaku Pembunuhan Dua Wanita Terungkap Asal Kismantoro »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Binatang Buas Misterius Yang Memangsa Puluhan Domba, Tertangkap Mati Dibunuh Santri Bulukerto »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Lakalantas di Plinteng Semar Wonogiri Kota, 1 Orang Tewas » 
 
Home » Kriminal » Warga Ngadirojo Bersyukur Polres Ungkap Kasus Tengki BBM Kencing
KRIMINAL

Warga Ngadirojo Bersyukur Polres Ungkap Kasus Tengki BBM Kencing

Sabtu, 20 Juli 2013 / 12 Ramadhan 1434 - 1238 Kunjungan
Yanto dan Parjanto warga Ngadirojo

Yanto dan Parjanto warga Ngadirojo

infowonogiri.com -NGADIROJO – Beberapa warga Kecamatan Ngadirojo Wonogiri merasa senang dan bersyukur atas prestasi jajaran Polres Wonogiri menyusul keberhasilan mengungkap mafia aksi kejahatan truk tengki kencing di wilayah hukum Polsek Ngadirojo, beberapa hari lalu.

Hal tersebut dikemukakan oleh dua warga Ngadirojo yaitu Yanto warga Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo dan Parjanto alias JT warga Desa Patokan Kecamatan Ngadirojo, Sabtu (20/7) di rumah makan “SH” Sanggrahan Nagdirojo.

“Saya senang dan bersyukur kejahatan truk BBM kencing di wilayah Polsek Ngadirojo telah berhasil dibongkar Satreskrim Polres. Harapannya, kedepan tidak ada lagi truk BBM kencing dari tengki milik Pertamina,” ujar Yanto.

Yanto berharap, polisi bertindak cepat dan profesional dalam menangani penyidikan kasus truk tengki BBM kencing tersebut. Yanto berpendapat, jika tidak ditanani secara serius, maka akan membahayakan masyarakat dan pemerintahan. Masyarakatlah yang dirugikan.

“Negara harus menang melawan kebathilan. Polisi tidak perlu takut kepada siapapun. Ini bukan soal beking bekingan preman. Siapapun yang melanggar hukum harus ditindak tegas. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme,” ujar Yanto.

Yanto menambahkan, ia memerkirakan di balik kasus tengki BBM kencing ada yang membekinginya. Baik pengusaha, perangkat, pejabat maupun aparat penegak hukum. Indikasinya, tengki BBM kencing ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun tidak pernah ditindaklanjuti.

Parjanto alias JT menambahkan, bahwa aksi kejahatan penimbunan solar BBM dari tengki ini sudah berlangsung lama. “Sangat tidak mungkin jika aparat penegak hukum dan pejabat tidak tahu ada kejahatan tengki BBM kencing. Selama ini apa tugas aparat tidak dilaksanakan?,” tanya Parjanto.

Parjanto meyakini bahwa di dunia ini tidak ada yang kebal hukum. Karena itu Parjanto meminta penegak hukum melaksanakan tugas dan tanggunjawabnya sebagai pelayan pelindung dan pengayom masyarakat yang cepat dan profesional.

“Kalau aparat penegak hukum tidak mampu menangani kasus Sugeng Petruk pengusaha penimbun BBM hasil kencingan, maka layak penegak hukum banci,” tandas Parjanto.

Seperti diberitakan sebelumnya , Polres Wonogiri berhasil mengungkap kasus tengki BBM Kencing Rabu (17/7) di Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri. Ironisnya, aksi tengki BBM Kencing ini diduga sepengatahuan aparat penegak hukum di Wonogiri.

Pelakunya diduga kuat SGP alias Sugeng Petruk pengusaha RM Putra Jaya Grup warga Pondok Ngadirojo. Barang bukti diamankan di depan Gudang Putra Diafan Ngadirojo. Ada 6 truk tengki Agen BBM Industri PT Karya Wiguna Penyalur BBM Non Subsidi Eceran.

Yaitu truk Nopol AD 1761 GP, H 1990 CF, H 1983 CF, H 1829 CF, H 1869 BP, H 1876 AF. Dua truk tengki kapasitas masing masing 16000 liter. Empat truk tengki kapasitas masing masing 32000 liter.

Satu unit truk tengki lagi diduga milik SGP. Masing masing truk tengki kencing sebanyak 400 liter. Enam galon isi solar masing masing 1000 liter. 32 drum masing masing isi solar 200 liter.

Enam supir tangki diamankan polisi. Sulistiyanto (31), Edy Wicaksono (31), Sunarto (35) ketiganya warga Semarang, Slamet Priyono (37) warga Sragen, Dwi Haryadi (39) warga Kudus, dan Setiaji (37) warga Demak. Enam lainnya masih dirahasiakan.[Bagus]

Posting Terkait

Comment

Your email will not be displayed.


*