Selasa, 29 Juli 2014 / 1 Syawal 1435
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Dua Mayat Perempuan Penuh Luka Gemparkan Warga Perbatasan Wonogiri-Pacitan »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Dua Siswi SMK 6 Jatisrono Jadi Korban Pembunuhan Di Perbatasan »  Pelaku Pembunuhan Dua Wanita Terungkap Asal Kismantoro »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Binatang Buas Misterius Yang Memangsa Puluhan Domba, Tertangkap Mati Dibunuh Santri Bulukerto »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Lakalantas di Plinteng Semar Wonogiri Kota, 1 Orang Tewas » 
 
Home » News » Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun
NEWS

Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun

Minggu, 3 Juni 2012 / 13 Rajab 1433 - 16132 Kunjungan

Tenaga kerja PT Deltomed Wonogiri-Foto:bagus

infowonogiri.com-WONOGIRI-Perusahaan jamu di Kabupaten Wonogiri empat tahun belakangan sering mengalami kekurangan pasokan bahan baku empon empon asli hasil petani di Kabupaten Wonogiri. Untuk tetap memenuhi kebutuhan produksi maka perusahaan jamu di Wonogiri mendatangkan empon empon dari luar Kabupaten Wonogiri bahkan sampai ke luar Jawa.

Hal itu dikemukakan oleh Humas PT Deltomed Laboratories Selogiri Wonogiri, Eko Purwanto beberapa hari lalu. Eko menyontohkan, perusahaannya setiap tahun membutuhkan empon empon 1500 ton pertahun. Empon empon atau yang dikenal rempah rempah yang dibutuhkan perusahaan adalah jahe emprit, kencur, kunir, temu lawak, dan lainnya.

“Kita membutuhkan jahe 1500 ton pertahun. Sedangkan empon empon yang lain rata rata butuh 400 ton pertahun. Petani Wonogiri hanya mampu menyuplai sekira 60 persen dari setiap jenis empon empon,” ujar Eko. Perusahaanya, terpaksa mendatangkan empon empon dari luar pulau seperti dari Pulau Nusa Tenggara Barat (NTB) antara lain Sumbawa dan Lombok.

Sebagian lain antara lain didatangkan dari Kabupaten di Jawa Tengah antara lain dari Blora, Cepu dll.  Kondisi berkurangnya produksi empon-empon di Wonogiri disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain faktor cuaca yang tidak menentu yang menyebabkan petani enggan menanam empon empon.

Padahal, menurut Eko, sekira tahun 2008 silam, perusahaannya tidak pernah kekurangan bahan baku empon-empon. “Sekarnag kondisinya makin berkurang. Saya prediksi Agustus mendatang produksi empon-empon Wonogiri kembali meningkat asal tidak diguyur hujan lebat. Soalnya, bibit-bibit tanamannya sekarang sudah mulai tumbuh,” terangnya.

Salah satu pedagang empon empon, Sardiatmono mengemukakan para pedagang kesulitan menyediakan empon-empon dalam jumlah besar, karena petani hanya mengandalkan pekerjaan tangan atau manual untuk membuat simplisia (empon-empon bahan baku jamu). “Petani Wonogiri hanya mengandalkan pisau manual untuk merajang. Untuk meningkatkan produksi butuhkan alat modern,” katanya. [bagus@infowonogiri.com]

 

Incoming search terms:

Posting Terkait

Comment

Your email will not be displayed.


*