Sabtu, 26 Juli 2014 / 28 Ramadhan 1435
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Dua Mayat Perempuan Penuh Luka Gemparkan Warga Perbatasan Wonogiri-Pacitan »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Dua Siswi SMK 6 Jatisrono Jadi Korban Pembunuhan Di Perbatasan »  Pelaku Pembunuhan Dua Wanita Terungkap Asal Kismantoro »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Binatang Buas Misterius Yang Memangsa Puluhan Domba, Tertangkap Mati Dibunuh Santri Bulukerto »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Lakalantas di Plinteng Semar Wonogiri Kota, 1 Orang Tewas » 
 
Home » Kecamatan » Gubuk Tiban Bubakan Girimarto Petilasan Raden Mas Said
KECAMATAN

Gubuk Tiban Bubakan Girimarto Petilasan Raden Mas Said

Rabu, 26 Juni 2013 / 17 Sya'ban 1434 - 1584 Kunjungan
Gubuk Tiban di Girimarto

Gubuk Tiban di Girimarto

infowonogiri.com – GIRIMARTO –  Gubuk tiban yang terletak di Desa Bubakan Rt:01 Rw:01Kecamatan Girimarto adalah peninggalan Raden Mas Said (Pangeran Samber Nyowo). Gubuk ini berdiri secara tiba-tiba, sehingga dijuluki gubuk atau rumah tiban.

Keberadaan gubuk tiban membuat warga berbondong-bondong mendatangi untuk sekedar ingin melihat atau punya misi tertentu. Ditemukan pada hari Selasa Kliwon 28 Dulkaidah tahun 1681 di sebuah bukit yang sangat rimbun. Demikian cerita mbah Guman (50), sang juru kunci saat ini.

Mbah Guman bersama istrinya mbok Tarni (45) atau yang juga di panggil mbok Guman menjadi generasi juru kunci yang ke tiga. Setelah generasi yang ke dua Sono Rejo (Ayahnya) yang telah meninggal di usia 85 tahun. Mbah Guman kini meneruskan perjuangan ayahnya sebagai juru kunci gubuk tiban. Mbah Guman memiliki tiga orang anak, yakni: Triyadi, Budi dan Suranto. Triyadi saat ini juga menjadi tukang kebun di gubuk tiban. Pada Jaman dulu gubuk tiban masih berupa gedek sesek pring dengan atap daun alang- alang. Kini gubuk tiban sudah dibangun layaknya rumah, tapi juga masih beratap daun alang-alang dan yang bagian bawah sudah di ganti genteng.

Tiang Gubuk Tiban

Tiang Gubuk Tiban

Gubuk tiban adalah rumah yang dikeramatkan di Daerah Bubakan. Di dalam gubuk tiban terdapat 4 tiang rumah yang sama sekali belum pernah diganti, berupa kayu ukiran berwarna kehitaman. Menurut cerita mbah Guman dan mbok Tarni bahwa gubuk tiban ini adalah petilasan atau tempat pesanggrahan (tempat singgah) dari Raden Mas Said (Pangeran Samber Nyowo) saat memerangi penjajahan Belanda.

Raden Mas Said bersembunyi di gubuk tiban ini untuk memohon petunjuk dan kekuatan. Berada di gubuk tiban selama Sewindu (8 tahun). Pesan dari Raden Mas Said ”Bila suatu saat nanti sudah ada kemajuan jaman, tempat ini bisa untuk permohonan (penyuwunan) bagi semua rakyatku dan tidak di beda-bedakan” tutur mbok Guman.

Darto (40) warga setempat menambahkan; tepat di depan gubuk tiban ini terdapat pohon uni sajodho yang sangat besar-besar, satu pohon uni laki-laki dan satu pohon uni perempuan. Buah yang enak dari pohon uni perempuan, biasanya buah uni ini di buat rujak.

Gubuk tiban yang berada di Desa Bubakan Kecamatan Girimarto ini masih kerap di kunjungi peziarah dari Lampung, Jakarta, Semarang ataupun dari kota-kota lain. Masih kerap di kunjungi meskipun tidak seramai dulu.Keberadaan gubuk tiban ini masih terawat dan masih di lestarikan.[Eka]

Posting Terkait

Comment

Your email will not be displayed.


*