Anggota DPRD Meninggal Dunia

0 491
peti jenazah Suratno diangkut menuju mobil ambulan menuju ke pemakaman di Gemuntresn Selogiri Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM – SELOGIRI-Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Wonogiri berduka, menyusul meninggalnya Suratno anggota DPRD II Kabupaten Wonogiri dari utusan Daerah Pemilihan I Wonogiri, yang meliputi Selogiri, Wonogiri Kota, Wuryantoro, Manyaran dan Eromoko.

Jenazah salah satu kader terbaik Partai Gerindra itu dikebumikan Senin (15/5) di pemakaman umum Dusun Pundungrejo Desa Gemuntren Pule Kecamatan Selogiri. Ribuan kerabat dan handaitolan datang silih berganti ke rumah duka di Dusun Topranan RT 02 RW 07 Desa Pule Kecamatan Selogiri.

Suratno meninggalkan seorang istri Antik Indra Harti seorang guru di wilayah Bulu Sukoharjo, dan meninggalkan tiga orang anak. Ketiga anaknya adalah Ardelian Via TP, Ardhika Via P, dan Anza Novanza Agreida. Anak petama sudah bekerja di instansi pemerintah, kedua kuliah dan ketiga sekolah.

Upacara pemakaman dimulai pukul 13.00 WIB. Hadir Ketua DPRD II Wonogiri Setyo Sukarno berserta keluarga besar Setwan DPRD II Wonogiri. Setyo Sukarno menyatakan bela sungkawa atas meninggalnya Suratno. Turut mendokaan semoga arwahnya mendapatkan tempat yang baik di sisinya.

Dalam Riwayat pekerjaannya, seperti dibacakan Maryati staf Setwan, disebutkan Suratno lahir tanggal 20 Maret 1963 di Selogiri Wonogiri. Bertugas sebagai wakil rakyat dua periode. Pada periode 2009-2014 sebagai anggota Komisi I dan Anggota Banggar. Berikutnya 2014-2018 sebagai Anggota Komisi I dan Anggota Banmus dan Bapem Perda.

Suratno meninggal pukul 12.30 WIB Minggu (14/5) di RS dr Oen. Dikarenakan sakit mendadak. Diperkirakan mendapatkan serangan jantung. Berangkat ke RS pukul 10.00 WIB. Sempat dirawat hampir dua jam di RS. Namun akhirnya tidak tertolong.

Sebelumnya Suratno tidak pernah mengalami sakit berat. Bahkan pada Minggu pagi sempat olahraga bersepeda dan jalan sehat. “Kemarin waktunya arisan keluarga juga, biasanya dia datang, tapi kemarin gak datang. Hanya nitip,” kata kerabatnya, mba Sum asal Nambangan Selogiri.

Sementara itu, Ketua Gerindra DPC Gerindra Kabupaten Wonogiri Suryo Suminto menyatakan rasa kehilangan atas meninggalnya Suratno. Untuk itu, sesuai aturan. Pihaknya akan segera menyiapkan berkas untuk persyaratan pergantian antar waktu (PAW). Calon penggantinya dari Dapil I adalah Lambang P asal Wonogiri Kota. “Kita akan siapkan berkasnya,” kata Suryo.

Terpisah Komisioner KPU Wonogiri, Agus Wibowo menyatakan, prosedurnya, Partai Gerindra harus mengajukan surat permohonan PAW ke DPRD Wonogiri yang dilampiri dokumen. Antara lain surat keterangan kematian, identitas dan dokumen kepartaian. Partai diberi batas waktu selama 4 hari. DPRD Wonogiri diberiwaktu paling lama 3 hari. Kemudian DPRD mengajukan ke KPU, paling lama dua hari sudah ada jawaban.(baguss)