Separuh Lebih Penduduk Wonogiri Belum Terdaftar JKN

0 234

Kepala BPJS Wonogiri Sutarji.

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Beberapa orang mengeluhkan lambatnya pelayanan penggantian kartu Asuransi Kesehatan (Askes) menjadi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Wonogiri.

Keluhan disampaikan warga Giritontro, berinisial W. Apratur Sipil Negara ini mendapat amanah menguruskan penggantian Askes menjadi KIS. “Ini massal kartu Askes menjadi KIS,” kata W. Informasi sama dikemukakan perserta Akses dari kecamatan berbeda. “Kami sudah melengkapi berkas seperti disyaratkan. Sejak September 2017 sampai Maret belum jadi,” kata sumber lain.

Menanggapi itu, Kepala Kantor BPJS Wonogiri, Sutarji, Kamis (8/3/18) mengakui. Saat ini terdapat penumpukan berkas permohonan. Menurutnya, itu klasik hamper terjadi di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Factor penyebabnya, Surat Perintah Sekda Wonogiri ditandatangani September 2017. Surat baru diterima Kantor BPJS pada Oktober 2017.

 

“Pergantian kartu Pegawai Daerah, dideadline pengumpulan Akhir September. Oktober baru kita terima,” kata Sutarji. Kendala lain, BPJS kurang tenaga kerja, system aplikasi online Pemda Wonogiri dan Pemprov Jateng (pdpjateng) mati (ofline), dan system di Dirjen Dukcapil Pusat hanya sampai pukul 17.00 WIB. Sehingga tidak bisa menginput data calon peserta.

Sutarji mengimbau, keterlambatan penggantian Askes ke JKN-KIS bagi ASN tidak perlu dirisaukan. Sebab kartu Askes lama masih berlaku. Sementara permohonan peserta JKN-KIS mandiri tetap terlayani lancer, tampa antrian lama.

Sutarji membeberkan, jumlah peserta JKN-KIS Wonogiri ada 524.000 jiwa. Jumlah penduduk Wonogiri saat ini 1.096.705 data Dinsos dan Disdukcapil 2018. Wonogiri tercatat rengking terendah di Jateng dalam keikusertaan JKN-KIS. Karena kesadaran masyarakat rendah. (bgs)