Gladhen Ageng Jemparingan Sambernyowo Diikuti 313 Peserta

0 359

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Puncak Gladhen Ageng Jemparingan Samberyowo dalam rangka Tanggap Warso 2th berlangsung meriah, Minggu (11/3/18) distadion Pringgondani Wonokarto Wonogiri.

Diikuti 313 peserta putra 242 orang, putri 32 orang dan 39 anak, dari Jateng, Jatim, dan DIY. Acara dibuka Komandan Kodim 0728 Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriyadi, hadir Kapolres AKBP Robertho Pardede, Kapolsekta AKP H. Surono danKadinas BPMPP Eko Subagyo sekaligus sebagai peserta.

Ketua Panitia Titis Priyadi melaluiWakil Ketua Iwan Juli Praptono mengemukakan, rangkaian Gladhen diawali sarasehan mengundang tokoh Jemparinga Nusantara Parman Hanif,kemudian kunjungan dengan membawa Brokohan Bregodo Sonjo ke rumah penduduk sekitar Markas Jemparingan Sambernyowo Wonokarto.

Saat ini olahraga memanah tradisional jemparingan makin memasarakat. Di Wonogiri ada sembilan paguyuban yakni Sambernyowo, Kaki Gandul, Giri Mandala, Sidoharjo, Brangwetan Slogohimo, Purwohantoro Purwantoro, Batu Aljawi, dan Selogiri.

Iwan berharap olahraga memanah tradisional makin memasarakat. Pengenalan dilakukan melalui iven CFD dihalaman kantor BPMPP Wonogiri.Tujuannya membesarkan olahraga yang merupakan sunah Rosululullah ini. Memanah juga tradisi kearifan lokal.

Juara Putri 1, 2 dan 3 foto bersama dengan panitia Jemparingan , Minggu (11/3) di stadion Pringgondani Wonokarto Wonogiri

Pembina Sambernyowo Wonogiri juta telah masuk Jemparingan Nusantara.Seperti Budi Narwanto, Titis dan Aljawi.Olahraga memanah ada panahan standar dan ada tradisional jemparingan. Iwan mengklaim, KONI telah mengakui, jemparingan sebagai olahraga panahan.

Olahraga memanah standar mengunakan busur standar dan papan target bundar. Nilainya ditentukan jarakterjauh ke terdekat. Sedangkan jemparingan menggunakan hendel kayudan anak panah berbahan bambu. Posisipemanah duduk bersila berpakaian adat jawa.

“Itu syarat gladen ageng. Sasaranya bandul berdiameter 10cm panjang 20cm. Juara ditentukan poin rambahan. Skor tertinggi tiga (3) jika tepat sasaran pada kepala bandul merah (polo). Sedangkan skor terendah nilai 1 jika mengenai badan bandul,” jelas Iwan. (baguss)