Ini Komentar Manajer Operasional BKK Eromoko Sumarjo & Kejaksaan

0 1.567

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Manajer Operasional PD. BKK Eromoko Kabupaten Wonogiri, Sumarjo tidak berkenan memberikan keterangan detil. Dengan alasan, kasus tersebut telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Wonogiri.

“BKK Eromoko sudah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Wonogiri. Sudah ada MoU dan sudah diterbitkan SKK (surat kuasa khusus) dengan kejaksaan,” kata Sumarjo yang juga Direktur PDAM Giri Tirta Sari Kabupaten Wonogiri.

 

 

 

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri melalui Kasi Datun Jonni Samsuri menjelaskan, kasus itu terungkap ketika BKK Eromoko Kantor Pusat melakukan mutasi jabatan.Mutasi dilakukan akhir tahun 2017.Sebelum mutasi, tidak pernah ada komplin nasabah.

 

 

“Ada dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum pegawai BKK Eromoko Cabang Pracimantoro. Kami mendapatkan surat kuasa khusus (SKK) dan ada MoU dengan BKK Eromoko Pusat. Kejaksaan membantu masalah BKK Eromoko agar tidak merugi,” kata Jonni Samsuri.

Harapannya, dengan ditangani Datun, pelaku berkenan mengembalikan dana itu agar lembaga tidak merugi. Harapan lain, BKK bisa mengembalikan dana itu ke nasabah. Sebab keinginan nasabah, tidak lain adalah uang tabungan kembali. Total jumlah nominal dana nasabah, menurut Jonni Samsuri, ada Rp 2,844 milyar, lebih.

Oknum tersebut menurut Jonni Samsuri sudah dipanggil ke Kejaksaan. Intinya dia mempunyai itikad baik untuk mengembalikan dana nasabah. Jaminnannya, pelaku menyerahkan sejumlah asset. Jika pada waktu tertentu tidak bisa mengembalikan, maka kejaksaan akan menempuh cara lain. (baguss)