Digital Media Online Wonogiri

Pemadaman Mencapai 42 Ribu Pelanggan PLN

0 273
Kerjabakti gotong tiang listrik PLN di wilayah Tirtomoyo

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Peristiwa Bencana Alam (Bencal) longsor dan banjir mengakibatkan kerusakan parah terhadap fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos) dan infrastruktur.

 

Rayon PLN Wonogiri melaporkan, terdapat 42 ribuan pelanggan sempat mengalami pemadaman listrik  sejak malam pertama hujan deras Senin, Selasa, dan Rabu (27-28-29/11) di 19 dari 25 Kecamatan se Kabupaten Wonogiri.

 

Sampai Senin (4/12/17) tersisa ada 2600-an pelanggan masih mengalami pemadaman listrik. Lantaran tiang roboh tertimpa longsoran, terbawa longsor,tertimpa pohon, kerobohan tower dan hanyut lumpur dan air belum diperbaiki.

 

Kerusakan terbanyak dan terparah di Kecamatan Tirtomoyo, Karangtengah dan GiriwoyoDi Tirtomoyo pemadaman terjadi di wilayah Desa Taman Wiroko, Taman Wetan, Dlepih, Dadapan, Tulakan, Sukoharjo, Hargosari, Purwoharjo, dan Karanganyar.

 

Termasuk Desa Petung, Tinatar, Karanggede, Arjosari di Kabupaten Pacitan Jatim, akan tetapi masuk jaringan Rayon Jatisrono-Wonogiri. Namun, sampai saat ini sebagian telah normal kembali. Paling tidak telah mencapai 93% normal.

“Jumlah pemadaman ada sekitar 42 ribuan. Ada 420 travo. Penyebab banjir dantanah longsor. Tirtomoyo saja mencapai 7.331 pelanggan. Aset lebih dari 5 tianglistrik patah, lainnya roboh,” kata Agus Priyamtomo Manajer Rayon Wonogiri, Senin (4/12) sore.

Wilayah yang belum normal adalahDusun Banaran, Kaliurang, Platar, Kraguman, Gondel dan Ngarjosari Kecamatan Tirtomoyo, jumlahnya 130 pelanggan. Di Dusun Warak Desa Dlepih 4 pelanggan, di Dusun Ketos Desa Sukoharjo 25 pelanggan.

Sebagian di Desa Hargosari dan Purwoharjo, sebagian di wilayah Jatim ada 2200 pelanggan, namun masuk perawatan Rayon Wonogiri. Di wilayah Girikikis Kecamatan Giriwoyo masih terdapat 113 pelanggan.  

Kerjabakti gotong tiang listrik PLN di wilayah Tirtomoyo

“Karangtengah belum normal karena terkendala jalan belum bisa dilewati untuk melakukan perbaikan,” kata Agus.

Jumlah kerugian Rayon Wonogiri – Jatisrono belum mengkalkulasi. Lantaran pihaknya terkosentrasi perbaikan jaringan. (baguss)