Digital Media Online Wonogiri

Kerusakan Jembatan Babadan Tanggungjawab Rekanan

3
Jembatan Babadan sebelum dibangun

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Kerusakan Jembatan Babadan di wilayah Desa Banaran Kecamatan Pracimantoro menjadi tanggungjawab rekanan (pemborong) yang mengerjakan proyek nasional tersebut. Pasalnya, pembangunan jembatan penghubung antar desa itu masih dalam tahap pengerjaan. Belum diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten/Pusat.

Itu dikemukakan Ketua Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, kemarin. “Jembatan itu masih dalam tahap pengerjaan rekanan. Belum diserahkan kepada kita. Belum selesai. Belum dibayar. Baru uang muka,” kata Bambang Haryanto. Kerusakan jembatan itu, menurut Bambang disebabkan karena secara teknis, terjadi penurunan tanah. Dan sedikit diperngaruhi hujan lebat.

 

BPBD sebagai pihak yang diberi tanggungjawab dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengawasi pembangunan jembatan itu, telah mengambil langkah-langkah. Yaitu membongkar sebagian bangunan jembatan yang mengalami keretakan, dan amblas. “Supaya tidak tidak terjadi lagi,” kata Bambang.

Papan informasi kegiatan

Bambang berpesan pembangunan jembatan bisa selesai maksimal sampai batas waktu yang ditentukan, Bambang mengancam akan menjatuhkan sanksi denda. Asal tahu, jembatan Babadan dibangun dengan Rp 593.262.000 dari pemerintah pusat. Waktu pelaksanaan 120 hari kalender. Mulai 10 Juli 2017 – 6 Nopember 2017. Pelaksana CV Tiara Construction.

Asal tahu, jembatan itu rusak parah pada dua pekan lalu. Kerusakan terlihat pada badan jalan jembatan, talud, dan sayapnya. (baguss)

Leave A Reply

Your email address will not be published.