Digital Media Online Wonogiri

Tahun Lalu Air Cukup, Kini Kekurangan

1
droping air bersih untuk terdampak kekeringan di Desa Kepuhsari Kec Manyaran.

INFOWONOGIRI.COM-MANYARAN-Di Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran terdapat tiga Dusun mengalami kekurangan air bersih pada tahun ini. Padahal tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya tidak mengalami kekurangan air bersih.

 

Kepala Desa Kepuhsari Sularjo mengemukakan, faktor penyebabnya karena musim kemarau tahun ini begitu panjang. Dampaknya sumur-sumur bor yang selama ini dapat menyuplai kebutuhan sehari-hari, mengalami kekurangan, bahkan sebagian tidak mengeluarkan air.

 

Dikemukakan Sularjo, ketiga Dusun itu adalah Kepuhsari (200 KK), Tlogo (80KK), dan Sendang (170KK). “Setiap Dusun satu sumur bor yang dimanfaatkan untuk semua warga. Ini sudah tiga bulan gak mengalir. Sebagian masih mengalir tapi tidak cukup, karena debetnya kurang,” kata Sularjo.

 

Jumlah penduduk Kepuhsari 6700 jiwa tersebar di 15 Dusun. Kekeringan tahun sebelumnya pernah terjadi di Dusun Duwet (70KK), dan Kacangan (67 KK). Namun tahun ini sudah tidak kekurangan air bersih. Karena PDAM sudah masuk.

 

Untuk mengatasi kekurangan air di tiga Dusun itu, Pemerintah dan masyarakat Desa Kepuhsari berencana membuat sumur bor di tiga titik atau satu titik per-Dusun. Biaya yang dibutuhkan untuk satu titik sumur bor dikalkulasi mencapai Rp 12 juta. Dengan kedalaman sumur mencapai 100m.

 

“Itu tidak mesti berhasil,” katanya.Dana itu murni swadaya masyarakat, yang telah terkumpul di kas setiap Dusun.”Warga di sini, setiap bulan iuran Rp.5000. Dana yang terkumpul digunakan untuk pembangunan fisik dan sarana prasarana. Guyub Rukun seperti ini sudah dilakukan turun temurun, dan telah bertahun – tahun,” kata Sularjo.

 

Meski ada kewajiban iuran setiapKK, namun tidak semua Kas Dusun memiliki uang tunai. Sebagian memiliki uang kas. Sebagian tidak memiliki. Bahkan disebutkan ada yang minus. “Kas Dusun ada yang punya Rp 40 juta, yang minus juga ada. Karena sudah digunakan untuk pembangunan lain,” tutur Sularjo.

 

Di saat warga membutuhkan air bersih, datang bantuan dari PT PLN (Persero) Area Surakarta Senin (19/9/17). Melalui Program Bina Lingkungan, pegawai PLN menyerahkan bantuan air bersih untuk tiga Dusun di Desa Kepuhsari.

Bantuan diserahkan Bambang Wiryawan selaku Asisten Manajer Pelayanan Pelanggan dan Administrasi PT PLN (Persero) Area Surakarta. PLN, kata Bambang, mempunyai Lembaga Amil Zakat Infak dan Sodakoh (Lazis), hasil iuran 2,5 % setiap karyawan muslim, sejak 2013.  Lazis telah berjalan baik, hampir 100% dilaksanakan karyawan. Dana Lazis disalurkan untuk kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakat. (baguss)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.