Digital Media Online Wonogiri

Pentas Wayang Sarana Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

5

 

Anggota MPRRI H.M. Martri Agoeng, SH menjadi pemateri Sosialisasi ke-5 MPR RI Tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI& Bhinneka Tunggal Ika

INFOWONOGIRI.COM-GIRIWOYO-Kembali anggota MPRRI H.M. Martri Agoeng, SH mensosialisasikan hasil-hasil keputusan MPRRI tentang Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pemahaman pilar kebangsaan ini terus ditingkatkan sehingga jiwa nasionalisme anak bangsa semakin menebal. Tahapan perubahan UUD RI 1945 menjadi salah satu tema Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan Anggota MPR H.M. Martri Agoeng, SH bekerjasamaLembaga Senidan Budaya Sapta Rengga, Rabu (20/9) di Lapangan Masjid Desa Ngancar Giriwoyo, Wonogiri Jateng.

Anggota MPRRI H.M. Martri Agoeng, SH menjadi pemateri Sosialisasi ke-5 MPR RI Tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI& Bhinneka Tunggal Ika

“Ini salah satu tugas anggota MPR,memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI,NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta melakukan tugas sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat. Pengaruh globalisasi yang saat ini sedang menganggu persatuan masyarakat adalah propaganda ISIS, pengaruh pergaulan bebas, paham-paham disintegrasi bangsa, serta upaya merusak sendi kebangsaan dan persatuan,” katanya.

Kegiatan sosialisasi  ini berusaha menjawab pengaruh negatif itu melalui penghayatan dan pengalaman Pancasila,UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.  Acara dihadiri tokoh masyarakat, generasi pemuda, dan warga masyarakat umum. Mereka tampak antusias menerima pemaparan dari pembicara.

Anggota MPRRI H.M. Martri Agoeng, SH menjadi pemateri Sosialisasi ke-5 MPR RI Tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI& Bhinneka Tunggal Ika

Selalin didampaikana langsung oleh Marti, sosialisasi kali ini juga disampaikan melalui media Ringgit Wacucal(WayangKulit) dibawakan dalang Ki Jedhor Sularno, S.Kar dengan lakon “KRESNA GUGAH”.  Dipilih wilayah pedesaan mengingat teknologi informasi cepat masuk kemasyarakat terutama kalangan muda, secara cepat dan instan. Untuk itu diperlukan penyaring yang bisa menjaga imunitas generasi mendatang.

Pemahaman 4 Pilar secara benar mampu menjadi penyaring informasi yang berkembang  sehingga tidak mudah terpancing informasi provokatif atau hoax. Sebaliknya bisa memanfaatkan kemudahan informasi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan desa baik dalam keagamaan, ekonomi, seni dan budaya yang baik. (baguss)

Leave A Reply

Your email address will not be published.