Digital Media Online Wonogiri

Kadus Banaran: Saya Tidak Tahu Kalau Jembatan Itu Bengkah

1
Kepala Dusun Banaran Desa Banaran Satino

INFOWONOGIRI.COM-PRACIMATORO-Kepala Dusun Banaran Desa Banaran Satino justru terkejut mendengar informasibawha jembatan Banaran nyaris runtuh. Dia mengaku tidak tahu jika jembatanya retak-retak.

“Tadi malam memang hujan deras, sebentar. Tapi saya tidak tahu jika itu retak,” kata Satino Kadus Banaran. Dijelaskan, selama ini jembatan itu tertutup untuk lalulintas kendaraan maupun orang. Sejak mulai dikerjakan, sejak sekira bulan Agustus 2017 lalu.

Jembatan di Desa Banaran Kecamatan Pracimantoro tampak mengalami retak-retak. | Foto Group Pakari

Jembatan itu dikerjakan oleh pihak pemborong dari Magetan Jawa Timur. Dibangun dengan bahan baku pasir, semen, batu putih, batu hitam dan besi. Panjang jembatan sekira 10 meter. Lebar 3 meter. Tinggi talud sekitar 2 meter. “Kalau gak salah proyek senilai Rp.600 juta,” kata Kadus Banaran.

Kadus Banaran menambahkan, jembatan itu ke kiri (timur) ke Dusun Kranding, Dusun Pulosari dan Banaran Wilayah Kecamatan Giritontro. Ke kanan (barat) menghubungkan Dusun Bababatan dan kota Kecamatan Pracimantoro. (baguss)

Leave A Reply

Your email address will not be published.