Rabu, 20 September 2017 / 28 Djulhijjah 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Profil : Darto alias Tatot Pete , Calon Kades »  Anggota DPRD & Guru MTsN Digrebeg di Dalam Mobil »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 » 
 
Home » Manyaran » Terkendala Tunggakan BPJS, Anak SD Tak bisa Berobat
MANYARAN

Terkendala Tunggakan BPJS, Anak SD Tak bisa Berobat

Senin, 21 Agustus 2017 / 28 Djulqa'dah 1438 - 1879 Kunjungan

siswa SDN 4 Pijiharjo Arnesta Nikmatul Asbyyastiar.

INFOWONOGIRI.MANYARAN-Seorang anak siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) tidak bisa menjalani pengobatan di rumah sakit. Lantaran mengalami tunggakan setoran di BPJS. Nilai tunggakan pembayaran BPJS mencapai Rp.994.500. Sementara kondisi kesehatannya semakin menurun.

Anak tersebut bernama Arnesta Nikmatul Asbyanstiar. Sekolah di SD Negeri 4 Pijiharjo Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri. Arnesta adalah anak dari Budi Utomo alamat Dusun Gunungcilik Desa Pulutan Kulon Kecamatan Wuryantoro.




Berdasarkan informasi dari berbagai sumber menyebutkan, anak itu kini sedang mengalami pembengkakan di seluruh tubuhnya. Untuk menyelamatkannya, anak itu harus segera ditangani pengobatan secara medis. Namun kondisi ekonomi keluarganya tidak memungkinkan.

“Keluarganya peserta BPJS, tapi masih punya tunggakan setoran BPJS sebanyak Rp.994.500. Apabila sudah melunasi tunggakan itu, pihak RS baru bisa menerima anak tersebut untuk menjalani pengobatan,” kata Kasek SDN 4 Pijiharjo Suti Rahayu, dalam suratnya yang dikirim ke Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Manyaran.

Dijelaskan, pihak kepala sekolah telah berusaha melakukan advokasi kepada dinas terkait dan rumah sakit. Tujuanya agar anak tersebut mendapatkan perhatian. Selain itu pihak sekolah juga meminta bantuan dana ke beberapa pihak, untuk membayar tunggakan angusran BPJS keluarga anak tersebut.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Manyaran, Tedjo Sudrajat mengatakan, pihaknya sangat berharap segara mendapatkan soslusi. (baguss)

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.