Digital Media Online Wonogiri

Wonogiri Pecahakan Rekor Satgas PPPA Terbanyak Nasional 3.060 Orang

0 55

INFOWONOGIRI.COM.KOTA-Perempuan dan anak menjadi kelompok paling rentan dari kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir sejak 2012 meningkat dari 18.718 menjadi 54.041 kasus pada Juni 2017.

Melihat kondisi itu, pemerintah bertanggung jawab memberikan layanan yang dibutuhkan korban, baik medis, psikologis, dan bantuan hukum dalam upaya pemulihan kondisinya. Sebagai langkah strategis mencegah terjadi serta meningkatnya jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kemen PPPA menginisiasi membentuk Satgas PPA di daerah, salah satunya di Wonogiri.

Pada pelantikan Satgas PPA hari ini, Menteri PPPA, Yohana Yembise mengapresiasi Pemda Wonogiri. Wonogiri menjadi kabupaten ke-9 di Indonesia yang memiliki Satgas dengan rekor Satgas PPA terbanyak yang pernah dikukuhkan oleh Kemen PPPA, yakni 3.060 orang.

“Peran Satgas PPA di daerah penting. Jumlah Satgas yang dikukuhkan memecahkan rekor terbanyak Satgas daerah yang pernah kami lantik, yaitu 3.060 orang. Saya kagum dan mengapresiasi. Ini aset Kemen PPPA dan Pemda Wonogiri untuk mengurangi dan mencegah masalah perempuan dan anak di Wonogiri,” ujar Menteri Yohana pada Pelantikan Satgas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak di Wonogiri, Kamis (6/7/17).

Satgas yang telah dibentuk akan diberikan pelatihan materinya peraturan perundang-undangan terkait perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan dan pelatihan penanganan korban sebagai bekal bagi optimalnya Satgas PPA dalam memberikan pelayanan.

“Satgas PPA yang telah dibentuk bertujuan untuk membantu Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) di daerah. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam menjangkau, mengidentifikasi, melindungi, dan memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, eksploitasi, dan dirampas hak-haknya,” tambah Yohana.

Pembentukan Satgas PPA bukan untuk membentuk lembaga baru di daerah, namun untuk membantu P2TP2A dalam menangani masalah perempuan dan anak. Seluruh hasil pelaksanaan tugas disampaikan kepada P2TP2A untuk ditindaklanjuti. (Baguss)

Leave A Reply