Sabtu, 27 Mei 2017 / 1 Ramadhan 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Istri Pegawai Kejaksaan Guru PNS Selingkuh Digrebeg Massa » 
 
Home » Pendidikan » Kereen, Batik Menjadi Mulok SDN 3 Sendangmulyo
PENDIDIKAN

Kereen, Batik Menjadi Mulok SDN 3 Sendangmulyo

Minggu, 7 Mei 2017 / 10 Sya'ban 1438 - 1133 Kunjungan

anak-anak SD sedang membatik

INFOWONOGIRI.COM-TIRTOMOYO-Batik Wonogiri dikenal sebagai Batik Wonogiren. Batik Wonogiren berasal dari kebiasaan masyarakat Tirtomoyo yang membatik sejak nenek moyang.

 
Untuk memertahankan Batik Wonogiren, ketrampilan membatik dimasukkan ke dalam Kurikulum SDN 3 Sendangmulyo Kecamatan Tirtomoyo.

 
Kepala Sekolah setempat, Tarsih SPd SD mengemukakan, pelajaran membatik resmi dimasukkan ke dalam Kurikulum sejak tahun pelajaran 2014. “Batik menjadi unggulan SDN 3 Sendangmulyo. Membatik menjadi muatan lokal (Mulok) untuk kelas 4, 5 dan 6,” tutur Tarsih didampingi Guru Kelas 6, Wiyono belum lama ini.

 
Pelajaran kerajinan tangan membatik ini, langsung diajarkan oleh Kasek setempat, Tarsih. Tarsih sendiri bisa membatik karena diwarisi tradisi turun temurun nenek moyangnya. Tentunya Tarsih tekun belajar mengasah kepekaan seninya. Pun Tarsih-lah yang dipercaya menulis “Materi Kurikulum Mulok Batik”.

 
Pelajaran Membatik, anak anak SD wajib belajar dalam sepekan dua jam, bahkan terkadang mendapatkan tambahan jam, sepulang sekolah.

 
Anak-anak mulai belajar membatik dengan pengenalan alat-alat perlengkapan membatik dan cara menggunakanya.

 
Antara lain kain mori putih sebagai media, lilin/malam, pewarna batik, gawangan, bandul, canting, wajan, kompor dan saringan malam.
Pada mulanya belajar membatik diajarkan mencanting kepada siswa kelas 4 pada kain kafan putih seukuran sapu tangan. Selanjutnya mewarnai menggunakan waterglas.

 
Sampai siswa kelas 5 diajarkan membuat pola pada kain mori seukuran tamplak meja. Prosesnya memola, mencanting, mewarnai dan melepaskan malam (plorotan).

 
Pada siswa kelas enam juga sama dengan yang diajarkan siswa kelas 5, hanya saja siswa kelasnya diajari lebih kreatif membuat pola. Sebab nilai batik itu terletak pada nilai seni atau estetikanya.

 
“Batik seragam guru-guru adalah karya siswa SDN 3 Sendangmulyo,” tutur Tarsih. Karyanya telah dipasarkan. Harga taplak meja Rp.50 ribu, baju dewasa Rp.175 ribu.

 
Pengalaman mengajar anak-anak SD belajar membatik, tingkat kesulitan pertama adalah mencanting. Sebab peralatan canting, malam dan wajan panas. “Anak-anak takut panas. Jadi sering kali tumpah, mblobor jadinya,” tutur sambil tertawa gembira mengenang anak-anaknya belajar membatik. (baguss)




Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.