Kamis, 24 Agustus 2017 / 1 Djulhijjah 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Anggota DPRD & Guru MTsN Digrebeg di Dalam Mobil »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Profil : Darto alias Tatot Pete , Calon Kades »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 » 
 
Home » Wisata » Pagar Panggung Giri Krida Bakti Membahayakan
WISATA

Pagar Panggung Giri Krida Bakti Membahayakan

Minggu, 2 April 2017 / 5 Rajab 1438 - 2439 Kunjungan


INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Alun-Alun Giri Krida Bakti kini cukup bagus, indah dan bersih sebagai ruang publik di jantung Kabupaten Wonogiri.
Di sana tersedia tanah lapang seluas kira-kira hampir separuh ukuran lapangan sepak bola. Dilengkapi dengan trotoar dan tempat duduk permanen, serta panggung permanen lengkap dengan taman hidup dan lampu-lampu hias.
Banyak masyarakat hampir setiap hari memanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Upacara, olahraga, dan refresing serta kegiatan lainya.


Pada waktu pagi dimanfaatkan untuk jalan-jalan, joging, senam atau sekedar duduk-duduk. Pada malam hari terutama malam Minggu atau liburan, dimanfaatkan berkumpul mayarakat dari berbagai kelompok usia anak-anak, remaja, bahkan orang tua.
Di bibir panggung sisi barat terdapat pagar besi setinggi kurang lebih 1 m x panjang 3 m. Pagar tersebut dipasang permanen menempel pada bangunan panggung/tembok, dengan cara dibaut/dilas.


Pagar tersebut berfungsi membatasi panggung utama dengan trotoar yang berada 2,5 m lebih rendah. Demi keamanan pengunjung agar tidak terjatuh ke trotoar.
Namun pagar tersebut pada Sabtu (1/4/17) dalam keadaan tidak kokoh. Bila dipegang apalagi didorong maka pagar tersebut seperti akan terlepas atau patah. “Awas bahaya, pagarnya gak kuat, mungkin bautnya hampir lepas,” kata salah seorang pemuda mengingatkan pengunjung lain. Di trotoar juga sering digunakan untuk duduk-duduk lesehan pengunjung. (b5iw)




Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.