Selasa, 25 April 2017 / 28 Rajab 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Istri Pegawai Kejaksaan Guru PNS Selingkuh Digrebeg Massa » 
 
Home » Kismantoro » Embung Watu Gede Ngroto Terbaik se Soloraya
KISMANTORO

Embung Watu Gede Ngroto Terbaik se Soloraya

Rabu, 12 April 2017 / 15 Rajab 1438 - 2928 Kunjungan

peresmian Embung Watu Gede di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro

INFOWONOGIRI.COM – KISMANTORO – -Embung Watu Gede (EWG) di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro telah selesai dibangun. Pembangunan memakan waktu kurang lebih tiga bulan. Rabu (12/4) kemarin dilaksanakan syukuran dan persesmian EWG di Dusun Ngroto desa setempat.

Pembangunan EWG terlaksana berkat kerjasama antara KPw Bank Indonesia (BI) Solo, Kodim 0728/Wonogiri, Pemkab Wonogiri dan masyarakat yang diprakarsai Korem 074/Warastratama Surakarta.




Danrem Korem 074/Warastratama Maruli Simanjuntak mengatakan, Korem Surakarta telah membangun embung lebih dari 20 tempat di wilayah Soloraya. “EWG ini paling bagus karena dibantu langsung BI,” kata Maruli.

Maruli berharap dengan diresmikan EWG ini, kedepan dapat membantu petani pedesaan dan dapat meningkatkan hasil pertanian maupun perekonomi masyarakat. TNI sadar pekerjaan yang langsung dapat dirasakan masyarakat adalah meningkatkan ekonomi.

peresmian Embung Watu Gede di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro

peresmian Embung Watu Gede di Desa Ngroto Kecamatan Kismantoro

Lebih dari 50% masyarakat Indonesia bertani. Perkembangan pasar juga terpengaruh hasil pertanian. Jika pertanian berjalan baik, maka ekonomi masyarakat meningkat. “Semoga Alloh SWT memberikan jalan terbaik,” kata Marulli.

Danramil Kismantoro Dwi Supriyanto menyampaikan EWG itu untuk mengairi lahan pertanian tanaman cabai, padi dan palawija seluas 20 H2 yang dikelola Gapoktan “Subur Makmur”. EWG diisi air dari sungai Pelem melalui paralon diameter 2 inci sejauh 500 m.

Wabup Edy Santoso mengatakan dengan terbangunnya EWG diharapkan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarkarat. Wilayah Kismantoro memiliki potensi pertanian, tetapi belum tergarap baik.

Ada kendala geografis yang berdampak sarana prasarana dan infrastruktur tertinggal, dan keterbatasan sumber daya manusia. Kondisi itu berimbas pada tingkat kesejahteraan warga yang berada pada peringkat terbawah di wilayah Wonogiri.

Maka dibutuhkan perhatian berbagai pihak untuk mencari solusi persoalan itu, antara lain mengangkat potensi desa agar menjadi daya ungkit peningkatan kesejahteraan warga, yaitu sektor pertanian.

Salah satu komoditas unggulan adalah cabai, yang beberapa waktu lalu hargaya melambung temus Rp100 ribu. Tingkat ekonomi yang baik, serta warga terbiasa menjalankan budidaya cabai adalah modal awal yang butuh penanganan lebih lanjut.

Wabup megapresiasi tinggi Korem Surakarta dan Kodim Wonogiri dan BI Solo yang membantu bibit Cabai dan membantu ketersediaan pengairan dengan membangun EWG. Ini langkah terpadu dengan satu tujuan menyejahterakan masyarakat.

Perwakilan BI Solo, Banoe Widiarto menyampaikan dalam pendampingan pengembangan budidaya cabai, BI mempunyai andil untuk mensejahterakan masyarakat pedesaan. Bila produksi cabai menurun berpotensi mendorong inflasi.

Untuk itu BI, TNI, Pemkab dan masyarakat bersinergi membangun embung seluas 30 x 30 x 3 meter daya tampung 2700 m3. EWG diharapkan dapat mendukung program Gerakan Tanam Cabai di musim Kemarau (GTCK) untuk memenuhi kebutuhan cabai di segala musim, dan dapat mengendalikan inflasi dan kestabilan harga komoditas.

Acara dilanjutkan pembukaan tirai papan nama tanda peresmian EWG oleh Wakil Bupati Edy Santosa, perwakilan BI Solo disaksikan Danrem dan undangan. Dilanjutkan penyerahan simbolis bibit cabai ke masyarakat, dan tebar benih ikan nila 3000 ekor.

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.