Rabu, 26 April 2017 / 29 Rajab 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Istri Pegawai Kejaksaan Guru PNS Selingkuh Digrebeg Massa » 
 
Home » Kriminal » Anak Cacat dan Bisu Dianiaya Ibu Tiri
KRIMINAL

Anak Cacat dan Bisu Dianiaya Ibu Tiri

Sabtu, 25 Maret 2017 / 26 Jamadil Akhir 1438 - 1627 Kunjungan
Warsinah tersangka KDRT (tengah) Foto bersama dengan penyidik di depan ruang tahanan Satreskrim Polres Wonogiri

Warsinah tersangka KDRT (tengah) Foto bersama dengan penyidik di depan ruang tahanan Satreskrim Polres Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-PRACIMANTORO-Warsinah (56th) tidak menyangka jika perbuatan memukul anak tirinya mengantarkannya ke kamar hotel prodeo Polres Wonogiri. Sampai Jumat (24/3/17) terhitung dua hari dua malam berada dalam tahanan.

Tidur tampa selimut, tampa bantal. Hanya berteman nyamuk dan dinding pengap berukuran sekira 2×2 M2. Ia tidak tahu, sampai kapan kembali menikmati segarnya udara pegunungan. Karena harus bertanggungjawab atas perbuatannya.




Marsinah ditangkap polisi Selasa (21/3/17). Dia dituduh menganiaya Wili Saputra (19th) alamat Dusun Bakon Rt 02 Rw 06, Desa Suci, Pracimantoro. Penganiayaan terjadi Ahad (19/3/17). Akibatnya, Wili luka robek di pelipis, lecet, memar di kaki dan tanganya.

Warsinah memukul menggunakan kayu, sekira pukul 08.00 Wib. “Korban tidak bisa menghindar. Karena cacat,” Kata Kapolres AKBP RR Rumondor SIK melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Kariri SH. Berjalan tidak bisa. Kakinya lentur atau lemas seperti tanpa tulang, atau lumpuh layu, sejak lahir.

Juga tak bisa bicara. Sehingga tidak berteriak meminta tolong. Ceritanya seusai cuci pakaian, pelaku mendapati Wili BAB sembarangan. Pelaku menyuruhnya ke kamar mandi. Korban tidak bergegas, karena tidak bisa jalan. Pelaku emosi, ambil sebilah kayu turi dipukulkan ke kepala korban.

Pelipis korban robek. Korban dibersihkan badannya dari luka dan kotoran di kamar mandi. Pelaku membeli “super tetra” untuk mengobatinya. Lalu pelaku meminta tolong saudaranya, Giyat, memanggil bidan untuk mengobati korban.

“Mungkin korban sering diperlakuan kasar ibu tirinya. Ayah kandungnya di Jakarta,” kata Kariri. Pelaku dijerat pasal 44 UURI No 23/2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Saksi Susul Budiyanto (54th) tetangga korban dan Agus Haryono (50th) anggota Polri. (b5iw)

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.