Sabtu, 27 Mei 2017 / 1 Ramadhan 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Istri Pegawai Kejaksaan Guru PNS Selingkuh Digrebeg Massa » 
 
Home » Jatisrono » Tersengat Listrik Sugianto Cacat Selamanya
JATISRONO

Tersengat Listrik Sugianto Cacat Selamanya

Senin, 20 Februari 2017 / 23 Jamadil Uula 1438 - 1934 Kunjungan
Sugiyanto (54th) penyandang disabilitas di rumahnya di Dusun Tunggur RT 02 RW 03 Desa Watangsono, Jatisrono, Wonogiri. (b5iw)

Sugiyanto (54th) penyandang disabilitas di rumahnya di Dusun Tunggur RT 02 RW 03 Desa Watangsono, Jatisrono, Wonogiri. (b5iw)

INFOWONOGIRI.COM-JATISRONO-Namanya Sugiyanto (54th), tinggal di Dusun Tunggur RT 02 RW 03, Desa Watangsono, Jatisrono, Wonogiri. Ia tidak pernah mengira jika Allah akan menguji dirinya dengan hidup cacat di sisa hidupnya.

Kedua tangannya tampa telapak tangan dan jari-jari. Punggung kaki kirinya bengkak menggelembung. Awal mula hidupnya seperti ini dialami tahun 2004. Ketika ia bekerja sebagai kuli bangunan di Jakarta.

Peristiwa terjadi di lantai II bangunan rumah mewah. Sugiyanto bekerja menyiapkan besi bahan tiang untuk dicor. Ketika merapikan besi, posisinya dekat kabel jaringan listrik.

“Ketika merapihkan, tiba-tiba saya tak sadarkan diri. Saya sadar sudah di rumah sakit tanpa merasakan tangan dan kakina. Tubuh saya penuh luka bakar,” tutur sambil menyeka air matanya.

Sejak saat itulah, ia tidak bisa bekerja apapun. Tangan dan kakinya takbisa berfungsi normal. Tangan takbisa memegang barang, kaki tak bisa berjalan taknormal. Sugiyanto memilih mudik ke kampung.

Sampai di rumah, istrinya menyambut bengis dan benci. Lalu istrinya pergi dan mengajak anak bungsunya, takpernah kembali. Kini Sugiyanto tinggal bersama kedua anaknya. Hidupna hanya mengharap kebaikan orang lain.

Anak pertamanya, Laras Leoni Yuliana, merantau ikut kakak Sugiyanto di Jakarta. Anak kedua, Edo Ilham Yulianto, sekolah kelas II SMK Gajah Mungkur berkat beasiswa. “Edo yang masak buat saya. Lauk seadanya,” tuturnya.

Penghasilan Sugiyanto dari ternak ayam kampong, tak seberapa. Kala butuh uang, jual ayam untuk beli sembako. Saat ini, kakinya belum sembuh total. Terkadang kesemutan. Sempat diperiksakan ke dokter. Disarankan dioperasi, namun takada biaya.

Selama ia mengaku sangat bergantung kepada program santunan pemerintah, dan tetangga sekitar. Hanya untuk makan sehari hari, bahkan sering kurang. Tidak mungkin bisa menambung, untuk operasi. (b5iw)




Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.