Digital Media Online Wonogiri

Guru IPA Kreatif di SMPN 1 Jatiroto

0 32
Ais Widayati bersama Murid SMP negeri 1 Jatiroto

INFOWONOGIRI.COM – JATIROTO-Profesi guru menjadi cita-citanya sejak kecil. Cita-cita itu kini telah diraihnya. Sebagai bukti cinta terhadap profesinya, Ais Widayanti mengabdikan sebagian waktunya untuk kepentingan dunia pendidikan.

Muslimah kelahiran Surakarta 6 April 1978 ini adalah guru SMPN 1 Jatiroto. Mengajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas VII, VIII dan IX. Setiap pukul 05.00 WIB berangkat dari rumahnya di Gondang RT 05 RW 02 Jl Garuda VI no 6 Solo.

Jarak tempuh dari sampai sekolahan membutuhkan waktu 2,30 jam setiap hari. Sampai rumah paling cepat pukul 16.00 WIB. Takjarang pulang sampai rumah pukul 18.00 WIB, jika ada kegiatan les atau kantor.

“Saya sering terlambat. Jam 7.30 baru sampai kantor,” kata Ais panggilan istri Mashuri ini. Alumni FKIP UNS ini meniti karir sejak 2004 sebagai guru Wiyata Bakti. Empat tahun kemudian diangkat menjadi PNS di SMPN 1 Jatiroto sampai sekarang.

Ibu satu anak, Nabila Safina Aini, ini sangat hobi menanam. Segala macam tanaman. Salah media tanam yang digemari adalah hidroponik. Bertanam adalah ujud syukur nikmat Allah SWT, untuk belajar, inspirasi dan inovasi.

Ada empat karya inovasi bidang IPA lolos seleksi nasional dalam Forum Kreatifitas dan Karya Inovatif Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Saat ini karya-karyanya masih menunggu penilian.

Antara lain karya-karyanya adalah media pembelajaran. BUAISI GEMA (Buku Ajaib Sistim Gerak Manusia) bidang Ilmu Biologi. APE TUTURIFO (Alat Peraga Struktur Tumbuhan Dari Streo Foam. Ilmu Biologi.

Ada lagi, APE PERCAYA (Alat Peraga Perambatan Cahaya. Ilmu Fisika. APE PANTULAYA (Alat Peraga Pemantulan Cahaya). Ilmu Fisika. Keempat karya-karyanya itu lulus seleksi nasional, dan dapat menambah angka kredit kenaikan pangkat.

Satu lagi karyanya tapi belum dinilai di tingkat Nasional. Yaitu Alat MUARA (Alat Praktikum Pemuaian Air Gas). Karya terakhir ini lulus presentasi dan digunakan sebagai “panduan” Kurikulum 13 Kabupaten Wonogiri.

Padahal selama ini, di Wonogiri sangat sulit dapat lulus ujian kenaikan pangkat dari golongan III B ke IIIC. Tetapi, Ais dengan mudah melalui rintangan itu. Berkat karya-karya inovatifnya. Kini anak ke 3 dari 4 bersaudara pasangan Sutarso-Sukini ingin resolusi meraih prestasi nasional. (baguss)

Leave A Reply