Kamis, 21 September 2017 / 29 Djulhijjah 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Profil : Darto alias Tatot Pete , Calon Kades »  Anggota DPRD & Guru MTsN Digrebeg di Dalam Mobil »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 » 
 
Home » Sidoharjo » Sedekah Bumi Untuk Bangsa dan Untuk Kera
SIDOHARJO

Sedekah Bumi Untuk Bangsa dan Untuk Kera

Minggu, 1 Januari 2017 / 2 Rabiul Akhir 1438 - 2078 Kunjungan


INFOWONOGIRI.COM-SIDOHARJO-Banyak cara untuk mencintai Bangsa dan Negara ini. Bukan hanya teori. Tetapi tindakan nyata. Dan, itu bisa dilakukan kapan saja di mana saja.

Contoh kecil seperti yang dilakukan Parnaraya Grup dan masyarakat pribumi didukung TNI Kodim 0728 Wonogiri dan Paguyuban Keluarga Wonogiri (Pakari) Adalah melakukan penanaman pohon buah buahan tebing di bawah tiga bukit/gunung Londo Topo, Telobong dan Gunung Cantik di Dusun Guo Rejo Kelurahan Sembukan Kecamatan Sidoharjo.




Suparno selaku owner Parnaraya Grup mengatakan, ada 810 berbagai jenis pohon pisang usia dewasa yang ditanam di wilayah tebing tersebut.

Maksud dan tujuan penanaman pohon itu, tidak lain dalam rangka memberi contoh dan menggerakkan kepada masyarakat Wonogiri pada hususnya dan Jawa Tengah pada umumnya, agar mencintai bumi, tanaman, satwa, manusia dan bangsa ini. Mencintai bangsa dan negara ini adalah bagian dari pada iman. NKRI itu harga mati, tapi bukan teori. Teori itu omong kosong tampa tindakan nyata.

Nah, awalnya, kata Suparno, dia merasa prihatin, di saat musim penghujan seperti ini, petani di tiga wilayah tersebut mendapatkan ujian berat. Yaitu tanaman padi dan palawija serta buah buahan diserang kawanan kera alias Monyet. Bahkan munyuk-munyuk itu telah berani masuk ke dalam rumah.

Hasil survey Suparno bersama Koramil Sidoharjo diketahui sumber makanan pokok kera di hutan telah habis. Sama sekali habis. Karena itu, kawanan munyuk-munyuk itu menjarah pertanian warga setempat.

Selain menanam pohon pisang, ke depan Parnaraya Grup dan TNI Kodim 0728 Wonogiri akan mengusahakan bibit pohon buah buahan. Seperti pepaya, rambutan, talo/keres dan lain lain. Diharapkan pepohonan itu segera tumbuh dan berbuah. Sehingga selain dapat menjaga kelestarian alam sekitar, dapat menjaga ekosistem dan kelestarian kehidupan kera dan sebangsanya. “Juga kita sediakan jagung manis 4 kwintal disediakan untuk makanan monyet,” kata Suparno.

Turut hadir menanam Suparno, Komandan Kodim 0728 Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriyadi, Sekjen Pakari Lesna Purnawan, Sekretaris Desa Sembukan Syarif dan hampir seratusan relawan warga setempat. (N420-Bagus)

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.