Digital Media Online Wonogiri

Pengelola Tambang Slogohimo Bicara

0 26
dua polisi dan seorang saksi melakukan olah TKP lakalantas di Dusun Setren Kecamatan Slogohimo
dua polisi dan seorang saksi melakukan olah TKP lakalantas di Dusun Setren Kecamatan Slogohimo

INFOWONOGIRI.COM-SLOGOHIMO-Panut, selaku pengelola tambang di wilayah Setren Kecamatan Slogohimo menyatakan truk pengangkut pasir yang mengalami kecelakaan adalah bukan kendaraan (armada) pengelola tambang.

Melainkan kendaraan orang lain, yang kebetulan datang mengambil material di lokasi penambangan miliknya. “Itu bukan truk saya, itu truk orang lain yang ngambil material untuk membangun rumah,” kata Panut.

Sehingga peristiwa kecelakan lalulintas tersebut menjadi tanggungjawab pengemudi truk itu sendiri. Tidak ada kaitannya dengan pengelola pertambangan. Selain itu, kecelakaan juga terjadi tidak di lokasi penambangan. Tetapi di jalan kampong, berjarak 1,5 Km dari lokasi penambangan.

Menurut Panut, kecelakaan lalulintas tersebut adalah kecelakaan mobil truk dengan pejalan kaki. Yaitu truk yang dikemudikan oleh Sarto alias Kuyur. Korbannya adalah pejalan kaki, tidak lain kernetnya sendiri, Herwanto (36 th) warga Kecik RT 02 RW 10 Kelurahan Karang Slogohimo.

Terkait legalitasnya, Panut menandaskan pertambangan yang dikelola telah berijin resmi. “Ijinnya sudah resmi, atas namanya Begog Agung Sarwoko. Saya yang mengelola,” kata Panut. Sebagai kompensasi untuk masyarakat, pengelola berjanji akan membangun jalan, secepatnya. (b5iw)