Rabu, 26 April 2017 / 29 Rajab 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Istri Pegawai Kejaksaan Guru PNS Selingkuh Digrebeg Massa » 
 
Home » Kecelakaan » Pengelola Tambang Slogohimo Bicara
KECELAKAAN

Pengelola Tambang Slogohimo Bicara

Rabu, 25 Januari 2017 / 26 Rabiul Akhir 1438 - 2308 Kunjungan
dua polisi dan seorang saksi melakukan olah TKP lakalantas di Dusun Setren Kecamatan Slogohimo

dua polisi dan seorang saksi melakukan olah TKP lakalantas di Dusun Setren Kecamatan Slogohimo

INFOWONOGIRI.COM-SLOGOHIMO-Panut, selaku pengelola tambang di wilayah Setren Kecamatan Slogohimo menyatakan truk pengangkut pasir yang mengalami kecelakaan adalah bukan kendaraan (armada) pengelola tambang.

Melainkan kendaraan orang lain, yang kebetulan datang mengambil material di lokasi penambangan miliknya. “Itu bukan truk saya, itu truk orang lain yang ngambil material untuk membangun rumah,” kata Panut.

Sehingga peristiwa kecelakan lalulintas tersebut menjadi tanggungjawab pengemudi truk itu sendiri. Tidak ada kaitannya dengan pengelola pertambangan. Selain itu, kecelakaan juga terjadi tidak di lokasi penambangan. Tetapi di jalan kampong, berjarak 1,5 Km dari lokasi penambangan.

Menurut Panut, kecelakaan lalulintas tersebut adalah kecelakaan mobil truk dengan pejalan kaki. Yaitu truk yang dikemudikan oleh Sarto alias Kuyur. Korbannya adalah pejalan kaki, tidak lain kernetnya sendiri, Herwanto (36 th) warga Kecik RT 02 RW 10 Kelurahan Karang Slogohimo.

Terkait legalitasnya, Panut menandaskan pertambangan yang dikelola telah berijin resmi. “Ijinnya sudah resmi, atas namanya Begog Agung Sarwoko. Saya yang mengelola,” kata Panut. Sebagai kompensasi untuk masyarakat, pengelola berjanji akan membangun jalan, secepatnya. (b5iw)




Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.