Rabu, 26 April 2017 / 29 Rajab 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Istri Pegawai Kejaksaan Guru PNS Selingkuh Digrebeg Massa » 
 
Home » Girimarto » DKK Takrekomendasi Klinik Asy Syifa Medika Husada
GIRIMARTO

DKK Takrekomendasi Klinik Asy Syifa Medika Husada

Senin, 29 Agustus 2016 / 25 Djulqa'dah 1437 - 1677 Kunjungan
 Gedung Klinik Asy Syifa di Jatirejo Girimarto Wonogiri

Gedung Klinik Asy Syifa di Jatirejo Girimarto Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkeskab) Wonogiri belum memberikan rekomendasi Klinik Asy Syifa Medika Husada. Sebab hasil visitasi klinik tersebut tidak atau belum memiliki syarat praktek bidang pelayanan medis (kesehatan).

Hal itu dikemukakan Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Bambang Haryadi SH.MH didampingi Sekretaris Dinkes Antin, Senin (29/8) di kantornya.




“Kami sudah melakukan visitasi. Hasil visitasi belum memenuhi syarat,” kata Bambang Haryadi didampingi Antin.

Antin didampingi Nur Hidayat selaku Pelaksana Teknis Upaya Kesehatan Dinkes Kabupaten menjelaskan bahwa Klinik adalah fasilitas pelayanan medis dasar atau spesialis. Sesuai UU nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit dan Permenkes nomor 56 tahun 2014, tentang klasifikasi dan perijinan rumah sakit, maka setiap pendirian klinik atau rumah sakit harus dilakukan visitasi sebelum diterbitkan rekomendasi dan perijinan.

Tim visitasi terdiri dari Dinkes Kabupaten, Dinkes Provinsi Jateng dan anggota PERSI (Persatuan Rumah Sakit Indonesia). Setiap klinik atau rumah sakit harus memenuhi empat syarat klasifikasi. Yaitu bidang pelayanan, sumberdaya manusia, peralatan, dan sarana prasarana.

Masing masing klasifikasi ada tim visitasinya. “Secara normatif klinik yang belum berijin tidak bisa melaksanakan operasional pelayanan medis,” tandas Antin.(baguss)

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.