Kamis, 24 Agustus 2017 / 1 Djulhijjah 1438
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Anggota DPRD & Guru MTsN Digrebeg di Dalam Mobil »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Profil : Darto alias Tatot Pete , Calon Kades »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 » 
 
Home » Girimarto » DKK Takrekomendasi Klinik Asy Syifa Medika Husada
GIRIMARTO

DKK Takrekomendasi Klinik Asy Syifa Medika Husada

Senin, 29 Agustus 2016 / 25 Djulqa'dah 1437 - 1835 Kunjungan
 Gedung Klinik Asy Syifa di Jatirejo Girimarto Wonogiri

Gedung Klinik Asy Syifa di Jatirejo Girimarto Wonogiri

INFOWONOGIRI.COM-KOTA-Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkeskab) Wonogiri belum memberikan rekomendasi Klinik Asy Syifa Medika Husada. Sebab hasil visitasi klinik tersebut tidak atau belum memiliki syarat praktek bidang pelayanan medis (kesehatan).

Hal itu dikemukakan Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Bambang Haryadi SH.MH didampingi Sekretaris Dinkes Antin, Senin (29/8) di kantornya.




“Kami sudah melakukan visitasi. Hasil visitasi belum memenuhi syarat,” kata Bambang Haryadi didampingi Antin.

Antin didampingi Nur Hidayat selaku Pelaksana Teknis Upaya Kesehatan Dinkes Kabupaten menjelaskan bahwa Klinik adalah fasilitas pelayanan medis dasar atau spesialis. Sesuai UU nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit dan Permenkes nomor 56 tahun 2014, tentang klasifikasi dan perijinan rumah sakit, maka setiap pendirian klinik atau rumah sakit harus dilakukan visitasi sebelum diterbitkan rekomendasi dan perijinan.

Tim visitasi terdiri dari Dinkes Kabupaten, Dinkes Provinsi Jateng dan anggota PERSI (Persatuan Rumah Sakit Indonesia). Setiap klinik atau rumah sakit harus memenuhi empat syarat klasifikasi. Yaitu bidang pelayanan, sumberdaya manusia, peralatan, dan sarana prasarana.

Masing masing klasifikasi ada tim visitasinya. “Secara normatif klinik yang belum berijin tidak bisa melaksanakan operasional pelayanan medis,” tandas Antin.(baguss)

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.