Sabtu, 29 Agustus 2015 / 14 Djulqa'dah 1436
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi » 
 
Home » Nasional » Isu Strategis Pemilu 2014
NASIONAL

Isu Strategis Pemilu 2014

Jumat, 22 Maret 2013 / 10 Jamadil Uula 1434 - 244 Kunjungan
Sosialisasi Pilgub di Pasar Kota | Foto Bagus

Sosialisasi Pilgub di Pasar Kota | Foto Bagus

infowonogiri.com –   WONOGIRI – Ketua KPUD Kabupaten Wonogiri menyebarkan isu strategis terkati Peraturan KPU Nomor 07 Tahun 2013.

Yaitu bagi anggota DPR/DPRD yang Parpolnya tidak menjadi Peserta Pemilu dan hendak mencalonkan melalui Parpol lain yang menjadi peserta Pemilu, maka harus mundur paling lambat pada masa perbaikan Klarifikasi DCS dengan bukti Surat Pengunduran diri dari Partai Politik terkait.

Penyelenggara Pemilu yang hendak mencalonkan, harus sudah mengundurkan diri dengan bukti surat keputusan, sebelum dimulainya pendaftaran. Bakal Calon yang terkena Pidana harus telah selesai menjadi pidana paling singkat 5 tahun sejak yang bersangkutan keluar dari LP sampai dengan penetapan DCT dengan dibuktikan Surat Keterangan dari Kepala LAPAS.

Kepala Desa dan Perangkat Desa yang hendak mencalonkan diri harus mundur secara permanen palinbg lambat pada masa pemeriksaan hasil klarifikasi. Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang telah ditetapkan sebagai calon tidak dapat dicalonkan dalam Pemilu anggota DPR.

Bagi calon yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DCS) Meninggal Dunia atau Tidak Memenuhi Syarat, makan dapat diganti oleh Pengganti calon sesuai dengan nomor urut asal. Bagi Calon yang tercantum dalam DCS kemudian mengundurkan diri, tidak dapat diusulkan calon pengganti.

“Yang ramai menjadi bahan diskusi pada acara sosialisasi ini adalah masalah keterwakilan perempuan. Bagaimana bila bakal calon perempuan tersebut di tengah proses pencalonan dan tercantum dalam Daftar Calon Sementara (DCS) tiba-tiba mengundurkan diri atau tidak memenuhi syarat? Apakah dapat diganti dengan calon laki-laki?.

Joko Purnomo menjawab, jika mengundurkan diri, maka tidak dapat diganti. Dengan demikian, jika bakal calon perempuan yang ada hanya maksimal 30% dari daftar calon di daerah pemilihan tersebut, maka keterwakilan menjadi tidak sampai 30%. Kesimpulannya, partai politik yang bersangkutan tidak dapat mengikuti pemilu di daerah pemilihan tersebut.

Jika tidak memenuhi syarat (misalnya sakit parah atau berhalangan tetap/meninggal dunia), calon yang bersangkutan dapat diganti sampai batas waktu tertentu perbaikan DCS dengan pengganti tetap perempuan dan pada nomor yang sama.

KPUD Wonogiri telah membentuk Kelompok Kerja Pencalonan yang akan melayani bagi para calon. Setiap parpol diharuskan menunjuk 2 (dua) orang sebagai penghubung dalam proses pencalonan ini dan harus disertakan Surat Keputusan dari Pimpinan Parpol yang bersangkutan..[Bagus]

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.