Jumat, 30 September 2016 / 27 Djulhijjah 1437
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Wisata Air Telaga Rowo Batuwarno Dibuka »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat » 
 
Home » News » Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu
NEWS

Harga Cengkeh Kering Mencapai Rp.115 ribu

Minggu, 30 September 2012 / 14 Djulqa'dah 1433 - 2397 Kunjungan

Kebun Cengkeh di Slogohimo| Foto Sugiyarno

infowonogiri.com – SLOGOHIMO – Sebagian besar penduduk di Dusun Ngrapah Desa Setren Kecamatan Slogohimo bekerja bertani. Sebagian penduduk lainnya merantau ke luar kota hingga ke luar luar pulau.

Bagi yang bertani rata rata penduduk setempat mempunyai lahan perkebunan yang cukup luas. Tanah pertanian di wilayah Desa setempat sangat subur. Karena pengairan di sana melimpah. Sebagian menanam sayur, buah-buahan di segala musim, tembakau dan menanam cengkeh.

Pada saat musim kemarau seperti saat ini, banyak petani yang beralih dari menanam sayuran ke tanaman tembakau. Namun, sayangnya tanaman tembakau saat ini bisa dibilang gagal panen. sehingga mengecewakan petani.

Beruntung pada tahun ini tanaman cengkeh sedang panen raya. Hampir setiap ladang atau pekarangan warga setempat terdapat pohon cengkehnya. Hampir setiap kepala keluarga memiliki pohon cengkeh. Setiap rumah minimal memiliki lima batang pohon cengkeh.

Bahkan banyak penduduk yang memiiki pohon cengkeh yang berjumlah puluhan, ada juga yang memiliki sampai dengan seratus batang pohon cengkeh. Semua yang dihasilkan dari pohon cengkeh bermanfaat dan bernilai tinggi.

Misalnya, mulai dari daunnya, tangkai (gagang) cengkeh dan juga cengkehnya. Semuanya laku terjual. Sehingga tanaman cengkeh di Desa setempat menjadi tanaman unggulan bagi penduduk setempat. Menanam dan merawatnyapun relatif mudah. Tampa perlakukan yang rumit.

Harga daun cengkeh kering Rp 1.000,- perkilogram, gagang cengkeh Rp.8.000,- perkilogram, cengkeh basah Rp.39.000,- perkilogram dan cengkeh kering Rp.115.000,- perkilogram. Jualnya pun tidak sulit. Pembeli datang tanpa diundang.

Menjual cengkeh tidak sulit, baik yang basah maupun yang kering bisa dijual kapapun, dan di manapaun. “Sedangkan daun cengkeh sebulan sekali sudah ada yang ambil,” ujar Jianto ayah tiga anak warga Dusun Ngrapah Desa Setren Kecamatan Slogohimo.

Bagi pemilik kebun cengkeh yang luas, saat musim panen raya seperti saat ini, mereka sangat membutuhkan tenaga jasa pemetik cengkeh. Para pemetik cengkeh sebagian dari penduduk Des setempat, sebagian dari Desa lain.

Dalam sehari seorang pemetik cengkeh mampu memetik cengkeh sebanyak dua karung. Mereka bekerja mulai pukul 07.00 Wib hingga 16.00 Wib.  Upah memetik cengkeh Rp.50.000,- perhari perorang.[n420]

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.