Jumat, 3 Juli 2015
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur » 
 
Home » Nasional » Cara Pemerintah Menanggulangi Kemiskinan Dinilai Salah
NASIONAL

Cara Pemerintah Menanggulangi Kemiskinan Dinilai Salah

Sabtu, 15 September 2012 - 248 Kunjungan

 Ketua Dewan Riset Daerah Kabupaten Wonogiri Wibowo Murti Samadi | Foto Bagusinfowonogiri.com – WONOGIRI – Cara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menanggulangi kemiskinan dinilai salah. Akibatnya terjadi kemiskinan berkepanjangan dan bahkan kemiskinan permanen. Pendapat itu dikemukakan oleh Ketua DRD Wonogiri, Wibowo Murti Samadi, usai Seminar Kajian Kelembagaan untuk Penanggulangan Kemiskinan Jumat (14/9) di Ruang Data Setda Wonogiri.

Pendapat tersebut dikemukakan, setelah pihaknya melakukan riset di beberapa Kecamatan di Kabupaten Wonogiri, utamanya wilayah Kecamatan yang berada di pelosok Kabupaten Wonogiri. Yaitu daerah daerah yang jauh dari perkotaan. Bahkan, menurutnya di beberapa desa yang berada di perkotaan saja masih terdapat ketimpangan sosial.

Kesalahan itu, antara lain satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemda Wonogiri masih berjalan sendiri-sendiri (belum kompak). Padahal bantuan dari pemerintah pusat, Provinsi maupun Daerah dialokasikan sesuai program yang diajukan oleh masing-masing SKPD. “Itu hasil penelitian Dewan Riset Daerah (DRD) di lima desa dari empat kecamatan,” katanya.

Menurutnya, angka memiskinan di Wonogiri masih tinggi. Kemiskinan di Wonogiri juga permanen. “Ini merupakan indikasi dari sistem penanggulangan kemiskinan di SKPD yang berjalan sendiri-sendiri,” katanya. Kesimpulan itu didapat dari data pendukung yang diperoleh dari Desa Pucanganom (Giritontro) Desa Ngadirojo Kidul dan Kerjo Lor (Ngadirojo), Gedawung (Kismantoro) dan Desa Kepyar (Purwantoro).

Hasil temuan riset selama satu tahun, akan diberikan seb agai rekomendasi kepada Bupati Wonogiri dalam menanggulangi kemiskinan. Riset tersebut akan diserahkan pada awal Nopember mendatang.

Program bantuan langsung tunai (BLT) dan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) juga dinilai tidak berhasil menanggulangi kemiskinan. “Sistem penanggulangan kemiskinan saat ini tidak cocok karena masyarakat menjadi bergantung pada bantuan pemerintah. Solusinya harus dirubah agar rakyat miskin tidak tergantung. Penanggulangan kemiskinan saat ini masih berupa kompetisi model,” ujarnya.

Sekretaris DRD Wonogiri, Pranoto, menambahkan Bupati Wonogiri harus menyaring usulan dari masyarakat untuk pembangunan di daerah sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran. Dari data di Bappermas Wonogiri untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2009, jumlah total KK miskin dan miskin sekali ada 326.355 KK. Sedangkan jumlah penerima Jamkesmas pada 2011 ada 235.100 orang yang berdasarkan data BPS tahun 2008.    [bagus@infowonogiri.com]

Related Post
comments powered by Disqus
  • bejodomas says:

    JADI NGGAK SALAH KALAU SEMASA KEPEMIMPINAN BUPATI BARU ,ADA YANG BILANG KEMISKINAN MENURUN….(menurun ke anak cucu nya)
    KALO SKPD JALAN SENDIRI2 ITU INDIKATOR BAHWA BUPATI PERLU DIRAGUKAN
    KEMAMPUAN NYA……………..

Comment

Your email will not be displayed.