Kamis, 2 Juli 2015
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur » 
 
Home » News » Buah Naga Dari Desa Semin
NEWS

Buah Naga Dari Desa Semin

Sabtu, 22 September 2012 - 154 Kunjungan

Buah Naga Di Desa Semin | Foto Ari

infowonogiri.com – NGUNTORONADI – Desa SEMIN tidak asing lagi bila kita sampai di kecamatan dan menanyakan desa tersebut.

Memang ada sesuatu yang istimewa disana, dengan tipe dataran perbukitan yang pada musim kemarau panjang seperti ini sangat sulit untuk mendapatkan air, terutama untuk pengairan pertanian. Tapi keadaan alam yang beginilah yang membuat warga Semin berupaya mencari tanaman yang cocok untuk daerah kering dan menghasilkan produksi yang mempunyai nilai ekonomi tinggi maka dicobalah tanaman Buah Naga ini.

Menurut keterangan kepala desa Semin sekarang sudah ada 573 kepala keluarga yang membudidayakan tanaman Buah Naga ini yang tergabung dalan kelompok P2KP  “ MELATI” yang di ketuai oleh ibu Darmi. 1 batang buah naga ini dapat dipanen hingga 3 kali dalam 1 tahun dengan produksi 10 – 12 buah dengan harga jual Rp.5.000,-/bh.

Karena keuletan warga ini pemda Kabupaten Wonogiri pun juga ikut memotivasi dengan memberikan bantuan melalui APBD sebanyak 2 kali Rp.2.000.000,- dan Rp.16.000.000,-. Tak heran kiranya dalam kondisi alam yang seperti itu dapat muncul gagasan dan bahkan menjadi icon desa Semin hingga Bibit Waluyo Gubernur Jawa tengahpun belum lama ini bersama dinas ketahanan Pangan Propinsi Jateng sempat mengunjungi desa tersebut.

Buah naga  termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan artinya tumbuhan ini mampu hidup pada daerah – daerah yang kering, bentuk tanaman ini adalah seperti Kaktus sehingga sulit di bedakan antara batang dan daun. Buah naga yang matang atau yang sudah layak dipanen mempunyai berat rata – rata 400 s/d 700 gr.

Isi buah naga berwarna putih, merah, atau ungu dengan taburan biji-biji yang berwarna hitam yang boleh dimakan, tekstur isinya lembut dan manis dan kandungan airnya hingga 80% serta kandungan vitamin C nya yang cukup tinggi.

Nama lain bagi buah naga ialah pir strawberi, buah kaktus, pitaya, pitahaya, atau kaktus orkid. Dua spesies yang sering ditanam secara komersial ialah Hylocereus undatus (isi putih) dan Hylocereus polyrhizus (isi merah).

Zat makanan lain yang terkandung di dalam buah naga ialah serat, kalsium, zat besi, dan fosforus yang cukup bermanfaat untuk merawat penyakit darah tinggi. Buah naga berisi merah pula sangat baik untuk memperbaiki penglihatan mata karena kandungan karotenoidnya yang tinggi. Fitokimia di dalam buahnya juga diketahui dapat merendahkan risiko kanker. [ary@infowonogiri.com]

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.