Rabu, 2 September 2015 / 18 Djulqa'dah 1436
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi » 
 
Home » News » Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun
NEWS

Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun

Minggu, 3 Juni 2012 / 13 Rajab 1433 - 12101 Kunjungan

Tenaga kerja PT Deltomed Wonogiri-Foto:bagus

infowonogiri.com-WONOGIRI-Perusahaan jamu di Kabupaten Wonogiri empat tahun belakangan sering mengalami kekurangan pasokan bahan baku empon empon asli hasil petani di Kabupaten Wonogiri. Untuk tetap memenuhi kebutuhan produksi maka perusahaan jamu di Wonogiri mendatangkan empon empon dari luar Kabupaten Wonogiri bahkan sampai ke luar Jawa.

Hal itu dikemukakan oleh Humas PT Deltomed Laboratories Selogiri Wonogiri, Eko Purwanto beberapa hari lalu. Eko menyontohkan, perusahaannya setiap tahun membutuhkan empon empon 1500 ton pertahun. Empon empon atau yang dikenal rempah rempah yang dibutuhkan perusahaan adalah jahe emprit, kencur, kunir, temu lawak, dan lainnya.

“Kita membutuhkan jahe 1500 ton pertahun. Sedangkan empon empon yang lain rata rata butuh 400 ton pertahun. Petani Wonogiri hanya mampu menyuplai sekira 60 persen dari setiap jenis empon empon,” ujar Eko. Perusahaanya, terpaksa mendatangkan empon empon dari luar pulau seperti dari Pulau Nusa Tenggara Barat (NTB) antara lain Sumbawa dan Lombok.

Sebagian lain antara lain didatangkan dari Kabupaten di Jawa Tengah antara lain dari Blora, Cepu dll.  Kondisi berkurangnya produksi empon-empon di Wonogiri disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain faktor cuaca yang tidak menentu yang menyebabkan petani enggan menanam empon empon.

Padahal, menurut Eko, sekira tahun 2008 silam, perusahaannya tidak pernah kekurangan bahan baku empon-empon. “Sekarnag kondisinya makin berkurang. Saya prediksi Agustus mendatang produksi empon-empon Wonogiri kembali meningkat asal tidak diguyur hujan lebat. Soalnya, bibit-bibit tanamannya sekarang sudah mulai tumbuh,” terangnya.

Salah satu pedagang empon empon, Sardiatmono mengemukakan para pedagang kesulitan menyediakan empon-empon dalam jumlah besar, karena petani hanya mengandalkan pekerjaan tangan atau manual untuk membuat simplisia (empon-empon bahan baku jamu). “Petani Wonogiri hanya mengandalkan pisau manual untuk merajang. Untuk meningkatkan produksi butuhkan alat modern,” katanya. [bagus@infowonogiri.com]

 

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.