Jumat, 29 Juli 2016 / 23 Syawal 1437
NEWS TICKER
Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Telanjang Di Sawah Digerebek »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Ya Allah Anak SMP Jual Diri Sekali ‘Begituan’ Rp.10 Ribu »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Ini Pengakuannya Siswa-Siswi SMAN 1 Baturetno Yang Digrebeg »  Pelajar Kepergok Bersetubuh Di Kamar Mandi Sekolah »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo » 
 
Home » News » Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun
NEWS

Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun

Minggu, 3 Juni 2012 / 13 Rajab 1433 - 21633 Kunjungan

Tenaga kerja PT Deltomed Wonogiri-Foto:bagus

infowonogiri.com-WONOGIRI-Perusahaan jamu di Kabupaten Wonogiri empat tahun belakangan sering mengalami kekurangan pasokan bahan baku empon empon asli hasil petani di Kabupaten Wonogiri. Untuk tetap memenuhi kebutuhan produksi maka perusahaan jamu di Wonogiri mendatangkan empon empon dari luar Kabupaten Wonogiri bahkan sampai ke luar Jawa.

Hal itu dikemukakan oleh Humas PT Deltomed Laboratories Selogiri Wonogiri, Eko Purwanto beberapa hari lalu. Eko menyontohkan, perusahaannya setiap tahun membutuhkan empon empon 1500 ton pertahun. Empon empon atau yang dikenal rempah rempah yang dibutuhkan perusahaan adalah jahe emprit, kencur, kunir, temu lawak, dan lainnya.

“Kita membutuhkan jahe 1500 ton pertahun. Sedangkan empon empon yang lain rata rata butuh 400 ton pertahun. Petani Wonogiri hanya mampu menyuplai sekira 60 persen dari setiap jenis empon empon,” ujar Eko. Perusahaanya, terpaksa mendatangkan empon empon dari luar pulau seperti dari Pulau Nusa Tenggara Barat (NTB) antara lain Sumbawa dan Lombok.

Sebagian lain antara lain didatangkan dari Kabupaten di Jawa Tengah antara lain dari Blora, Cepu dll.  Kondisi berkurangnya produksi empon-empon di Wonogiri disebabkan oleh beberapa faktor. Antara lain faktor cuaca yang tidak menentu yang menyebabkan petani enggan menanam empon empon.

Padahal, menurut Eko, sekira tahun 2008 silam, perusahaannya tidak pernah kekurangan bahan baku empon-empon. “Sekarnag kondisinya makin berkurang. Saya prediksi Agustus mendatang produksi empon-empon Wonogiri kembali meningkat asal tidak diguyur hujan lebat. Soalnya, bibit-bibit tanamannya sekarang sudah mulai tumbuh,” terangnya.

Salah satu pedagang empon empon, Sardiatmono mengemukakan para pedagang kesulitan menyediakan empon-empon dalam jumlah besar, karena petani hanya mengandalkan pekerjaan tangan atau manual untuk membuat simplisia (empon-empon bahan baku jamu). “Petani Wonogiri hanya mengandalkan pisau manual untuk merajang. Untuk meningkatkan produksi butuhkan alat modern,” katanya. [bagus@infowonogiri.com]

 

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.