Selasa, 7 Juli 2015
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur » 
 
Home » Kecamatan » Penambang Emas Tradisional Di Randu Kuning
KECAMATAN

Penambang Emas Tradisional Di Randu Kuning

Rabu, 2 Mei 2012 - 527 Kunjungan

infowonogiri.com – SELOGIRI  – Salah satu kekayaan alam di Kabupaten Wonogiri adalah terdapat Tambang Emas terutama di daerah Geritan, Jendi , Kecamatan Selogiri. Tambang Emas tersebut tepatnya berada di Gunung Randu Kuning.

Hasil tambang meliputi Emas, Tembaga, Perak, Besi, dan kadang terdapat Uranium. Akan tetapi dari semua yang ada, hanya tambang emas yang dapat menghasilkan sebagai mata pencaharian. Oleh para penambang, hasilnya dijual ke pengepul emas. Per 100 ml dijual Rp.40.000  dan 1 gram emas Rp.400.000.

Di daerah tersebut, terdapat sekitar 100 lebih galian parit di Gunung Randu Kuning. Tambang emas disana menjadi mata pencaharian sekitar warga Jendi, Selogiri. Proses pencarian emas dengan cara tradisional. Yaitu penambang menggali tanah hingga menemukan tanah jenis parit, tanah jenis parit tersebut mengandung  Emas, Tembaga, Perak, Besi, dan kadang terdapat Uranium.

Setelah mendapat tanah parit tersebut lalu tanah parit di masukan ke mesin glundung dan dicampur air raksa kemudian digiling selama sekitar 7 jam, setelah itu diperas dan disaring. Dari sisa saringan itulah akan ditemukan atau muncul barang yang ditambang.[ ibnu@infowonogiri]

 

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.