Selasa, 7 Juli 2015
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur » 
 
Home » Nasional » Harimau Jawa Masih Ada di Wonogiri??
NASIONAL

Harimau Jawa Masih Ada di Wonogiri??

Rabu, 4 April 2012 - 731 Kunjungan

infowonogiri.com-WONGIRI-Harimau Jawa (panthera tigris sundaica)  telah resmi dinyatakan punah pada sekitar tahun 1980-an. Disebabkan oleh perburuan liar dan semakin sempitnya habitat binatang itu.

Kabar lain menyebutkan, binatang berbulu kuning bergaris hitam itu telah punah sekitar tahun 1950-an, dengan perkiraan yang hidup sebelumnya ada sekitar 25 ekor.

Meskipun  berbagai usaha telah dilakukan untuk menyelamatkan binatang ini, namun tidak berhasil. Hingga akhirnya muncul keyakinan bahwa Macan Gembong ini telah punah pada tahun 1980-an.

Namun menurut masyarakat Wonogiri, binatang itu diperkirakan belum punah. Antara lain disebutkan oleh warga sekitar Gunung Kotak, Desa Bugelan, Kelurahan Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Masyarakat setempat memercayai bahwa Harimau Jawa masih berkeliaran di wilayah setempat.

Warga Desa Gebang Kecamatan Pracimantoro, terutama penduduk yang tinggal di daerah berbatasan dengan wilayah Kecamatan Paranggupito Wonogiri dan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul, DIY juga mengabarkan Macan Gembong muncul pada musim peralihan kemarau ke musim penghujan.

Warga Desa Balaianjang Kecamatan Jatipurno yang bebatasan dengan wilayah Magetan Jawa Timur dan Karanganyar juga mengabarkan di Hutan wilayah Lawu Selatan masih ada harimau jawa. Buktinya, pada 2005 lalu di sana ditemukan macan Kumbang yang tersesat kesiangan di Kota Kecamatan Jatisrono, diduga macan itu keluar dari Hutan Plalar dan Kembang Kecamatan Jatipurno.

Demikian pula di hutan Alas Kethu diseluruh RPH Wonogiri Kota dikabarkan masih ada hairamu jawa itu. Terutama hutan alas Kethu yang berbatasan dengan wilayah Selogiri dan Kabupaten Sukoharjo.

Namun sumber lain mengatakan bahwa binatang yang diduga Harimau Jawa itu adalah binatang jadi-jadian atau binatang siluman yang menghuni hutan yang berada di perbatasan Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Pacitan tersebut dan Gunung Kidul DI Yogyakarta.

Di Wonogiri, Harimau Jawa dikenal dengan sebutan Macan Gembong, dengan ciri-ciri bulu berwarna kuning keemasan dan bergaris hitam.

Pomo (58) warga dusun Growong, Desa Ploso Kecamatan Kismantoro, bahkan mengaku pernah melihat bekas telapak kaki Harimau Jawa di sekitar hutan dekat pekarangan rumahnya pada akhir 2009 lalu. Warga sekitar yakin Macan Gembong masih ada, meskipun masyarakat belum pernah melihatnya.

Posisi geografi dusun Growong berada pada lereng perbukitan dan berbatasan langsung dengan hutan wilayah sekitar. Begitu juga Desa Bugelan, Kelurahan Ngroto,   terbilang dataran paling tinggi di wilayah Kecamatan Kismantoro. Desa Bugelan  berada di jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Wonogiri dengan Kabupaten Pacitan. (uwz@infowonogiri.com)

Related Post
comments powered by Disqus
  • didik-pkj says:

    kenapa teman-teman di Wonogiri TIDAK melakukan pemantauan / penelitian lebih lanjut atas informasi diatas? Bagaimana dgn RESPON BKSDA JATENG…? wah…. sedih sekali jika berita penting ini dibiarkan saja……. kok nggak pada peduli dg harimau jawa ya…..

  • Mei says:

    Ga usah jauh2. Di ngadirojo jg msh ad. Tepatnya di desa gemawang.

    • didik-pkj says:

      siapa kontak person yg dapat dihubungi untuk informasi dari Saudara Mei?….
      (terimakasih)

      saya peneliti independen harimau jawa sejak 1997.
      salam lestari.

Comment

Your email will not be displayed.