Kamis, 3 September 2015 / 19 Djulqa'dah 1436
NEWS TICKER
Walah….Video Saru Oknum Guru SD Ada Tiga Versi »  Foto Pelajar Pose Seronok Beredar di Slogohimo »  Beredar Video saru Oknum Guru SD Lemahbang Kismantoro »  Ternyata Oknum Polisi dan Guru SD Yang Tertangkap Basah Selingkuh Di Videokan »  Walah…Oknum Polisi dan Guru Tertangkap Basah Mesum Di Tepi Sungai »  Foto Seronok Pelajar Siswi SMP Beredar di Baturetno »  70 anak remaja Ikuti Sunatan Masal »  Nita dan Atun Dua Biduan Panggung Lintas AKAP »  Disiapkan 190 Armada Bus Untuk Mudik Gratis Lebaran Tahun 2013 »  Bencana Alam : Tanah Longsor Di Kec.Giriwoyo »  Ojo Di Tiru, Guru PNS SMPN 1 Weru Tertangkap Setubuhi Muridnya »  Akhirnya Pasangan Mesum Di Hutan Jati Donoloyo Terungkap »  Foto Skandal ” Ah – Uh ” Penyanyi Campursari Beredar Di Slogohimo »  Pabrik Jamu Mebutuhkan Ribuan Ton Empon Pertahun »  Heboh! Diduga Foto Bugil Kapolsek, Bikin Gempar Wonogiri »  Lakalantas Di Ngadirojo : 1 Orang Meninggal Dunia & 2 Orang Luka Berat »  Hebohnya Penggerebegan Adegan Pasangan Selingkuh Di Hutan Donoloyo »  Lagi Mesum, Pasangan Selingkuh Digrebek Warga »  Tak Kuat Jadi Wakil Rakyat, Anggota Fraksi PKS DPRD Wonogiri Pilih Mundur »  Jemani Mulai Menggeliat Lagi » 
 
Home » News » Ibu Gubernur Minta Bupati Danar Tinjau Perda Nomor 6
NEWS

Ibu Gubernur Minta Bupati Danar Tinjau Perda Nomor 6

Minggu, 31 Juli 2011 / 29 Sya'ban 1432 - 269 Kunjungan

infowonogiri.com-WONOGIRI–Ketua TP PKK Propinsi Jawa Tengah Hj. Sri Bibit Waluyo meminta Bupati Wonogiri H. Danar Rahmanto untuk segera meninjau kembali Perda Nomor 6 tahun 2002 tentang Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan dan Keputusan Bupati Nomor 59 2 tahun 2002 yang mengakibatkan perubahan TP PKK menjadi Lembaga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LPKK).

Menurutnya, aturan tersebut sudah tidak lagi sesuai dengan Rakernas VII PKK tahun 2010. Demikian disampaikan Hj. Sri Bibit Waluyo dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Serah Terima Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Wonogiri Masa Bhakti 2011-2015, di Gedung PKK Provinsi Jawa Tengah, Selasa (26/7).

“Dalam Rakernas ditegaskan bahwa TP PKK dibentuk di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan, dengan ketua PKK dijabat secara fungsional oleh istri Menteri Dalam Negeri, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kades/Lurah. Karena itu saya harap Bupati Wonogiri dapat meninjau ulang Perda itu,” katanya.

Sebelumnya, ketua TP PKK Kab. Wonogiri dijabat oleh istri Wakil Bupati Wonogiri, yakni Rika Yuli Handoko. Dalam kesempatan tersebut, Tabitha Danar Rahmanto yang merupakan istri Bupati Wonogiri ini dilantik menjadi ketua PKK Kabupaten Wonogiri yang baru. Hal tersebut sudah sesuai dengan hasil Rakernas VII PKK tahun 2010. Sehingga pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kab. Wonogiri Rika Yuli Handoko yang telah mengasuh dan membina PKK Kabupaten Wonogiri sejak 1 November 2010 itu, menyerahkan jabatannya kepada Tabitha Danar Rahmanto dengan disaksikan Hj. Sri Bibit Waluyo dan Bupati Wonogiri. Tabitha Danar Rahmanto akan menjalankan tugas-tugas PKK hingga tahun 2015 nanti.

Hj. Sri Bibit Waluyo mengungkapkan bahwa PKK merupakan ujung tombak pelaksana kegiatan di SKPD. PKK dapat memberi manfaat optimal untuk menjabarkan program Pemerintah Kabupaten Wonogiri.  “Untuk itu, terkait permasalahan keterbatasan anggaran yang ada di Wonogiri, saya harap hendaknya ketua PKK yang baru dapat meningkatkan koordinasi dan kemitraan dengan dewan penyantun PKK Wonogiri, serta menjalin hubungan dengan lembaga lain yang bersedia menjadi donatur dan mitra bagi PKK,” pesannya.

Sementara, Bupati berharap dengan telah dilantiknya Ketua PKK Kabupaten Wonogiri yang baru dapat menjadi tonggak awal bagi terwujudnya Gerakan PKK yang lebih maju dan lebih baik dari era kepengurusan sebelumnya. Juga dapat segera menyatukan langkah serta meningkatkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan hidup keluarga di Kabupaten Wonogiri.

“PKK juga harus merevitalisasi kegiatan yang selama ini telah berjalan terutama Posyandu yang menjadi program penting dalam mengontrol dan  meningkatkan derajat kesehatan ibu  dan anak. Posyandu juga merupakan  menjadi program penting yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sehingga keberadaanya harus terus dimaksimalkan.” (bagus@infowonogiri.com)

Related Post
comments powered by Disqus

Comment

Your email will not be displayed.